whatsapp image 2026 01 25 at 05.47.00

Diterima Bekerja Sebelum Lulus Sekolah – Siswa Kelas XII TP. 2025/2026

Lumajang, Sebuah kabar membanggakan datang dari siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026. Di tengah perjuangan menyelesaikan pendidikan, mereka telah membuktikan kualitas diri dengan diterima bekerja sebelum resmi dinyatakan lulus sekolah. Prestasi ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bukti nyata bahwa kompetensi, karakter, dan etos kerja siswa telah diakui oleh dunia industri.

Melalui proses seleksi yang ketat, pembelajaran berbasis praktik, serta pengalaman magang yang bermakna, para siswa mampu menunjukkan kesiapan kerja yang unggul. Mereka tidak hanya membawa ijazah sebagai tujuan, tetapi juga keterampilan, sikap profesional, dan kepercayaan diri sebagai bekal masa depan.

Keberhasilan ini menjadi cerminan sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan mitra dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja, siap bersaing, dan siap berkembang. Diterima bekerja sebelum lulus bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah menuju masa depan yang lebih cerah.

Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha, berani bermimpi, dan membuktikan bahwa lulusan SMK mampu menjawab kebutuhan zaman dengan karya nyata.

“Alhamdulillah, 22 siswa kelas XII TP. 2025/2026 telah diterima bekerja sebelum lulus sekolah. Semoga pencapaian mereka menginspirasi dan akan diikuti oleh siswa-siswa yang lain. Aamiin.” Ujar Bapak Kepala Sekolah, Drajat Tri Atmadja, S.TP., M.M dalam pertemuan dengan wali murid kelas XII pada 22/01.

” Keberhasilan murid SMKN 1 Tekung dalam meraih dunia kerja sekaligus menuntaskan pendidikan tidak lepas dari peran penting kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Sinergi yang terjalin menjadi fondasi kuat dalam mendampingi murid agar siap bekerja, berkarakter, dan tetap berkomitmen menyelesaikan pendidikan hingga lulus.”

“Orang tua berperan sebagai pendamping utama di rumah, memberikan motivasi, dukungan moral, serta penguatan disiplin dan tanggung jawab. Sementara itu, sekolah melalui pembelajaran berbasis kompetensi, bimbingan guru, serta kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) memastikan murid memperoleh bekal keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top