Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2018, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang melaksanakan kegiatan Kampanye Stop Narkoba bertempat di Vision Vista Entertainment, Rabu 29 Agustus 2018. Dalam acara ini 15 pelajar SMK N 1 Tekung turut serta menjadi peserta yang didampingi oleh Moch.Slamet Santoso, S.Pd selaku Pembina OSIS SMK N 1 Tekung.

Tema dari pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional ini adalah menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan bangsa dalam perang melawan narkoba untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkoba.

Hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Kabupaten Lumajang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah kabupaten Lumajang, Ketua DPC Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Lumajang, Ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Lumajang serta perwakilan pelajar se-Kabupaten Lumajang sejumlah 250 orang.

Kampanye Stop Narkoba yang diselenggarakan sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB diawali dengan Tarian selamat datang untuk menyambut para undangan serta dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala BNN Kabupaten Lumajang.

Didalam sambutannya, Kepala BNNK Lumajang, AKBP Mudawaroh mengatakan bahwa, Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menginformasikan kepada masyarakat tentang bahayanya penyalah gunaan narkotika serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berjuang melawan penyalahgunaan narkotika.

Masih kata Kepala BNNK Lumajang, Kegiatan ini juga sekaligus merayakan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang bertepatan pada tanggal 26 Juni bulan lalu, dikarenakan hari anti narkotika internasional bertepatan dengan Pilkada serentak.�

Dalam acara ini pula dilaksanakan pembacaan ikrar anti anti narkoba yang dibacakan oleh Duta Anti Narkoba Kabupaten Lumajang dan diikuti� oleh para pelajar yang telah hadir dalam acara ini.

Berhubungan dengan rencana tindak lanjut untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Lumajang, Drs Sugiono Eksantoso, MM ketika ditemui dilokasi acara mengatakan nantinya disetiap sekolah akan dibentuk Satgas Anti Narkoba, tugas mereka nantinya adalah sebagi kepanjangan tangan BNN diantaranya membantu melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.�

Ditulis oleh :�Ria Dita Nur Alfiana, S.Pd